Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 26 September 2009

Sekedar Iseng Saja

Pendidikan merupakan cara untuk mengentaskan kemiskinan. Tapi kalau orang miskin saja susah untuk mendapatkan pendidikan, jadi gimana caranya kemiskinan mau dientaskan ya??

*Nah lho, qo jadi balik kebolak bolak kebalik pertanyaannya..
Rabu, 19 Agustus 2009

Wajah Pendidikan Indonesia

Pendidikan di Indonesia bagiku merupakan salah satu hal menarik untuk dibahas. Terkadang miris kalau lihat pendidikan di pedalaman dengan kota-kota besar.

Bagi sebagian orang, pendidikan masih sebagai sesuatu yang mahal. Banyak anak-anak Indonesia yang putus sekolah karena mahalnya biaya. Walau sekarang ada program sekolah gratis dan dana BOS, tapi ada saja sekolah yang masih memungut biaya.

Di kota besar seperti Jakarta, gedung-gedung sekolah berdiri dengan begitu gagah. Fasilitas sangat memadai. Bahkan ada SD yang sudah memakai lift. Sedangkan di pinggiran kota dan pelosok-pelosok daerah, gedung sekolah masih banyak yang tidak layak. Langit-langit bolong, gedung hampir rubuh, sarana pendukung yang seadanya, guru-guru dengan ikhlas menerima bayaran berupa hasil pertanian seadanya atau tidak dibayar sama sekali. Bahkan ternyata ada sekolah yang tidak kebagian dana BOS. Sungguh menyedihkan. Perbedaan yang sangat jauh sekali.

Dari segi kualitas pembelajaranpun berbeda. Di pelosok, sarana begitu minim. Buku-buku seadanya. Padahal anak-anak itu punya semangat yang tinggi untuk mengenyam pendidikan. Terkadang mereka justru memiliki potensi menjadi bibit-bibit unggul untuk memajukan negeri ini.

Yang paling bikin aku miris adalah sewaktu aku melihat berita ditelevisi. Ada sebuah SD di daerah Krayan (entah itu dimana), daerah itu sangat minim pasokan listrik, dan apakah anda tahu muridnya ada yang tidak tahu apa saja pancasila itu, bagaimana lagu indonesia raya, tahun ini Indonesia ulang tahun yang ke berapa, bahkan presiden saat inipun mereka tidak tahu!. Saya heran, kok bisa sampai segitunya ya? Apa guru-gurunya juga tidak tahu?. Ckckck..

Inilah wajah pendidikan negara kita. Dimana pendidikan sangat tidak merata. Memang susah untuk melakukan pemerataan. Dari segi fasilitas saja jauh berbeda dan di Indonesia tidak hanya satu atau dua sekolah saja, tapi ribuan bahkan mungkin puluhan ribu sekolahan dari tingkat SD-SMA. Upaya yang dapat dilakukan adalah pemerintah memberi dana sejujur mungkin dan semerata mungkin, apalagi anggaran sudah kembali 20%. Jangan sampai mereka yang ingin sekali menjadi pintar jadi terhambat. Ingat ke salah satu tujuan negara yaitu MENCERDASKAN BANGSA. Jangan sampai yang pintar makin banyak dan yang ingin pintar tp kurang tereksplor kepintarannya juga makin banyak.

Bersyukurlah bagi yang beruntung merasakan sekolah dengan fasilitas layak. Jangan sia-siakan jerih payah orangtua yang membiayai. Ingat diluar sana banyak anak-anak yang ingin sekolah tapi tidak mampu. Berikan hasil yang terbaik untuk diri sendiri, orangtua, keluarga, agama, bangsa, dan negara.

Bangkitlah pendidikan di negaraku!!



(Mohon maaf kalau tidak nyambung. Maklum berhubung ini bukan karya tulis jd ya semau saya si anak selengean ini. Yang ada diotak ya saya keluarin aja tanpa disusun dengan amat sangat benar penyusunannya.Hehehe. Lagian blog ini sbg web pribadi kok bukan untuk dijadikan mesin pencari uang.Hehe).
Minggu, 02 Agustus 2009
Anda semua tentu masih ingat kan tentang penggusuran SMAN 4 Pematang Siantar. Lahan bangunan sekolahan ini akan dialihfungsikan menjadi sarana hiburan dan bisnis yaitu menjadi mal dan hotel berbintang. Saat mendengar berita yang sudah cukup lama itu, terlintas satu pertanyaan di benak saya. Apakah sarana hiburan lebih penting dari sarana pendidikan?. Sedangkan pembukaan UUD 1945 menyebutkan bahwa salah satu tujuan negara adalah MENCERDASKAN BANGSA.

Oke memang daerah tersebut potensial untuk dijadikan pundi-pundi kekayaan daerah dan sekolah mereka pun dipindahkan ke daerah lain,tapi tetap saja tidak etis lah demi meraup keuntungan mengorbankan hal yang sangat penting. Apalagi itu sekolah negeri. Sudah bagus tempatnya di situ eh dipindahkan ke pinggiran. Sebenarnya apa ya yang ada di pikiran pemerintah. Kok tega gitu mengalihfungsikan sarana pendidikan. Aneh-aneh saja.

Mungkin inilah cerminan pendidikan di Indonesia yang masih carut-marut. Semoga suatu saat pendidikan kita dapat menjadi lebih baik dan maju. Tetap semangat buat anak-anak SMAN 4 Pematang Siantar. Walaupun sekolah kalian digusur,tapi jangan pernah putus asa untuk mendapat pendidikan. Chayo!